Penerbangan via Ngurah Rai dinilai aman

Rute penerbangan dari dan ke Bandara Ngurah Rai (Denpasar) dinilai masih aman dari dampak abu vulkanik Gunung Bromo.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti Singayuda Gumay mengatakan maskapai tidak perlu khawatir untuk tetap terbang ke Bali.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BMKG [Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika], dan mereka juga mengatakan bahwa semburan abu vulkanik Gunung Bromo masih aman bagi penerbangan,” jelasnya.

Dia menegaskan pembatalan penerbangan dari dan ke Denpasar oleh maskapai asing tidak mendasar.

“Maskapai lokal seperti Indonesia AirAsia dan Garuda Indonesia tetap melayani rute penerbangan ke Australia. Kami juga telah menerbitkan notam [notice to airmen],” kata Herry.

Lima maskapai asing pada hari ini membatalkan penerbangan dari dan ke Bandara Ngurah Rai karena khawatir akan penyebaran debu vulkanik Gunung Bromo.

Maskapai-maskapai itu adalah Jet Star rute penerbangan ke Australia membatalkan 6 penerbangan, lalu Virgin Blue ke Australia 4 penerbangan, Cathay Pacific ke Hong Kong 2 penerbangan, dan ValuAir ke Singapura 1 penerbangan. Lalu, ada juga Singapore Airlines untuk rute Denpasar-Singapura.

Herry menuturkan jumlah total penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai sekitar 60 penerbangan per hari.